Jumat, 10 Mei 2013

SENI RUPA

 
Seni rupa
Seni  rupa adalah “cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan.” Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika. Adapun jenis-jenis senirupa adalah:

seni rupa murni
11.    Seni rupa murni
d        adalah seni rupa yang  memiliki nilai yang hanya untuk di nikmati saja dan tidak dapat di gunakan 

seni rupa terapan
22.   Seni rupa terapan
           adalah seni rupa  yang memiliki nilai tidak hanya untuk di nikmati saja tetapi dapat di gunakan. 

Selain itu juga ada seni rupa trasional, seni rupa modrn, seni rupa kontemporer
Oke mari kita bahas satu pesatu….let’s go
@  Seni rupa tradisional
“Seni tradisional adalah unsur kesenian yang menjadi bagian hidup masyarakat dalam suatu kaum/puak/suku/bangsa tertentu”

Ciri-ciri
          Penciptaannya selalu berdasarkan pada filosofi sebuah aktivitas dalam suatu budaya, bisa berupa aktivitas religius maupun seremonial/istanasentris.   Terikat dengan pakem-pakem tertentu.

@ Seni rupa modrn
 “Seni rupa modern adalah seni rupa yang tidak terbatas pada kebudayaan suatu adat atau daerah, namun tetap berdasarkan sebuah filosofi dan aliran-aliran seni rupa.”

Ciri-ciri
         Konsep penciptaannya tetap berbasis pada sebuah filosofi , tetapi jangkauan penjabaran visualisasinya tidak terbatas. Tidak terikat pada pakem-pakem tertentu.

Seniman : Raden Saleh Syarif Bustaman, Abdulah Sr, Pirngadi, Basuki Abdullah, Wakidi, Wahid Somantri, Agus Jaya Suminta, S. Soedjojono, Ramli, Abdul Salam, Otto Jaya S, Tutur, dan Emira Sunarsa.

@  Seni rupa kontenporer
  “Seni Kontemporer adalah salah satu cabang seni yang terpengaruh dampak modernisasi “
Kontemporer itu artinya kekinian, modern atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini.

Ciri-ciri
Tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman.
Tidak adanya sekat antara berbagai disiplin seni, alias meleburnya batas-batas antara seni lukis, patung, grafis, kriya, teater, tari, musik, hingga aksi politik.

Contoh : Karya-karya happening art, karya-karya Christo dan berbagai karya enviromental art.

Seniman : Gregorius Sidharta, Christo, dan Saptoadi Nugroho.

Nah sekianlah pembahasan kita mengenai seni rupa…. 

………..see you…..........





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar